Stres adalah bagian umum dari kehidupan banyak orang, dan menemukan cara untuk mengatasinya penting bagi kesehatan fisik dan mental kita. Salah satu cara populer untuk menghilangkan stres adalah dengan menggunakan bola stres. Benda genggam kecil ini dirancang untuk diremas dan dimanipulasi untuk membantu mengurangi ketegangan dan kecemasan. Namun apakah hal sederhana seperti meremas bola stres benar-benar memberikan dampak fisik pada tubuh kita, terutama terkait tekanan darah?
Untuk memahami dampak potensial dari bola stres terhadap tekanan darah, pertama-tama penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana stres mempengaruhi tubuh. Saat kita stres, tubuh kita masuk ke mode “lawan atau lari”, melepaskan hormon seperti adrenalin, yang menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Seiring waktu, stres kronis dapat menyebabkan masalah seperti tekanan darah tinggi, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Jadi apa peran bola stres dalam semua ini? Teori di balik bola stres adalah tindakan meremas dan melepaskan bola stres membantu tubuh melepaskan ketegangan pada otot, sehingga membantu mengurangi stres dan pengaruhnya terhadap tubuh. Namun apakah ada bukti ilmiah yang mendukung gagasan ini?
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki potensi manfaat bola stres terhadap stres dan tekanan darah. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychophysiology menemukan bahwa peserta yang menggunakan bola stres mengalami penurunan detak jantung dan tekanan darah dibandingkan dengan peserta yang tidak menggunakan bola stres. Studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Physical Therapy Science menyimpulkan bahwa penggunaan bola stres secara signifikan mengurangi stres yang dirasakan dan fisiologis.
Jadi sepertinya ada beberapa bukti bahwa bola stres dapat membantu mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah. Namun bagaimana sebenarnya tindakan meremas bola stres menyebabkan perubahan fisik pada tubuh?
Salah satu teorinya adalah gerakan berulang-ulang dalam meremas dan melepaskan bola stres membantu mengendurkan otot-otot yang tegang, terutama di tangan dan lengan bawah. Hal ini dapat berdampak buruk pada bagian tubuh lain, karena ketegangan otot sering kali saling berhubungan. Saat kita mengendurkan otot, ini memberi sinyal ke otak bahwa sudah aman untuk menenangkan diri, sehingga menyebabkan penurunan hormon stres dan menurunkan tekanan darah.
Selain itu, tindakan menggunakan bola stres juga bisa berfungsi sebagai bentuk mindfulness atau meditasi. Dengan memusatkan perhatian pada sensasi dan gerakan meremas bola, dapat membantu mengalihkan perhatian kita dari sumber stres dan memberikan momen relaksasi dan kelegaan. Pergeseran mental ini juga membantu mengurangi stres dan dampaknya terhadap tubuh.
Sedangkan bukti-bukti yang mendukung penggunaanbola stresuntuk menghilangkan stres dan menurunkan tekanan darah merupakan hal yang menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa hal tersebut bukanlah obat mujarab untuk masalah kesehatan yang berhubungan dengan stres. Selalu disarankan untuk mencari nasihat medis profesional untuk mengelola tekanan darah tinggi dan stres kronis, dan menggunakan serangkaian strategi manajemen stres termasuk olahraga, pola makan sehat, dan teknik relaksasi.
Kesimpulannya, meskipun bola stres mungkin bukan obat mujarab untuk mengelola stres dan menurunkan tekanan darah, terdapat bukti ilmiah bahwa bola stres dapat berdampak positif pada kesehatan fisik dan mental kita. Baik untuk melepaskan ketegangan otot secara fisik atau memberikan gangguan mental dan relaksasi, bola stres dapat menjadi alat yang mudah digunakan untuk menghilangkan stres dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadi, lain kali Anda merasa kewalahan, pertimbangkan untuk mengambil bola stres dan lihat apakah itu membantu membuat hari Anda sedikit lebih tenang.
Waktu posting: 26 Januari 2024